Biografi Pidi Baiq – Seniman Nyeleneh di Balik Novel Dilan

Biografi Pidi Baiq – Kalian para penggemar novel atau film Dilan tentunya sudah tidak asing dengan mama Pidi Baiq sebagai penulis kisah novelnya. Seniman luar biasa ini bisa kalian kenali dari biografi Pidi Baiq ini.


Pidi Baiq adalah seniman yang memiliki banyak talenta dan sudah memiliki nama besar yang dikenal di dunia seniman hingga novel terkenalnya muncul di kalangan masyarakat. Banyak orang yang memuji karya-karyanya yang luar biasa serta mengagumi sosok Pidi Baiq yang sangat menyenangkan, apa adanya, slengean, namun terkesan romantis dalam tulisan-tulisannya.

BUKA DULU INI DI TAB BARU!

Profil dan Biodata Pidi Baiq Lengkap

Profil dan Biodata Pidi Baiq Lengkap

Profil dan Biodata Pidi Baiq Lengkap

NamaPidi Baiq
Nama LainAyah/Surayah
Lahir8 Agustus 1972 (usia 46 tahun), Bandung
PasanganRosi
FilmDilan 1990, Baracas: Barisan Anti Cinta Asmara, Dilan 1991
AnakTimur Langit Hali, Bebe Bibe Utara
Tabel biodata Pidi Baiq

Biografi Pidi Baiq Singkat

Biografi Pidi Baiq Singkat

Biografi Pidi Baiq Singkat

Pidi Baiq Seniman Penuh Talenta

Pidi Baiq lahir di Bandung pada tanggal 8 Agustus 1972 yang terus berkembang menjadi seniman dengan berbagai talenta mulai dari penulis novel, buku, ilustrator, dosen, komikus hingga musisi dan seorang pencipta lagu. Awalnya, Pidi Baiq adalah salah satu anggota grup band The Panas Dalam yang berdiri pada tahun 1995.

Jiwa senimannya memang luar biasa dengan beragam kemampuan yang dimiliki hingga karyanya yang banyak dikenal dan disukai banyak orang. Namun sosoknya memang tidak terlalu terbuka sehingga banyak orang yang juga penasaran bagaimana sebenarnya Pidi Baiq ini di dunia nyata. Pidi Baiq sendiri memiliki nama sebutan lain yaitu Surayah atau ayah, memang unik dan menarik sebutan untuk Pidi Baiq ini.

Pidi Baiq adalah lulusan dari Institut Teknologi Bandung jurusan FSRD untuk mendalami dunia seni yang mendarah daging dalam dirinya. Setelah kelulusannya dari ITB, Pidi mulai berkelana hingga ke Amsterdam untuk belajar filsafat dan seni di sana.

Maka selain berjiwa seni, Pidi Baiq memang bukan orang yang sembarangan meskipun memang dalam tampilan dan cara bicaranya terkadang terdengar nyeleneh. Bahkan Pidi Baiq juga pernah menjabat sebagai dekan di salah satu jurusan di ITB dan setelah melepaskan jabatannya Pidi kembali menjadi seniman yang memang sudah menjadi dunianya. Hal ini sempat diceritakan Pidi Baiq dalam salah satu serial Drunken yang ditulisnya.

Karya Pidi Baiq yang Melegenda

Selama berkarier menjadi seorang seniman, memang Pidi Baiq telah mengeluarkan berbagai macam karya. Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak orang yang menyukai karyanya karena ciri khasnya dalam menulis sangat menarik perhatian.  Bahkan setiap karyanya memiliki keunikan tersendiri untuk kalian nikmati.

Beberapa karya Pidi Baiq yang bisa banyak dinikmati para penggemarnya adalah sebagai berikut :

  • Bandung, Pahlawan Pembela Kebetulan: Kasus Tikus Tarka (1997)
  • Drunken Monster: Kumpulan Kisah Tidak Teladan (2008)
  • Drunken Molen: Kumpulnya Kisah Tidak Teladan (2008)
  • Drunken Mama: Keluarga Besar Kisah-kisah Non Teladan (2009)
  • Drunken Marmut: Ikatan Perkumpulan Cerita Teladan (2009)
  • Al-Asbun Manfaatulngawur (2010)
  • Hanya Salju dan Pisau Batu (2010)
  • At-Twitter: Google Menjawab Semuanya Pidi Baiq Menjawab Semaunya (2012)
  • S.P.B.U: Dongen Sebelum Bangun (2012)
  • Dilan: Dia adalah Dilanku Tahun 1990 (2014)
  • Dilan: Dia adalah Dilanku Tahun 1991 (2015)
  • Milea: Suara dari Dilan (2016)
  • Asbunayah: Kumpulan Quote 1972 – 2098
  • Baracas: Barisan Anti Cinta Asmara (2017)

Selain karya menarik berupa tulisan novel dan buku, Pidi Baiq juga membuat berbagai lagu dengan syair yang unik untuk bandnya The Panas Dalam. Keunikan Tulisan Pidi Baiq ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemarnya seperti kalian untuk bisa menikmati setiap tulisan dan kaya-karya dari Pidi Baiq ini.

Sensasi berbeda memang dimunculkan ole Pidi Baiq dalam setiap karyanya sehingga membedakannya dengan seniman lainnya. Inilah yang menyebabkan karyanya cepat dikenal dan melejit di pasaran dengan banyak penggemar setiap cerita yang dibuatnya.

Fakta Menarik Tentang Pidi Baiq

Novel Dilan memang menjadi salah satu masa kesuksesan Pidi Baiq selama berkarir, karena saat ini siapa yang tidak pernah mendengar kisah cinta Dilan dan Milea yang juga sudah sukses diangkat ke layar lebar. Hal ini membuat banyak orang juga penasaran dengan sosok Pidi Baiq sebagai penulis di balik romantisme Dilan dan Milea. Memang tidak banyak orang bisa menuliskan biografi Pidi Baiq secara rinci karena memang tidak banyak mengenal beliau.

Namun, ada beberapa fakta menarik yang harus anda ketahui tentag Pidi Baiq yaitu :

  • Kalian sebagai penggemar pasti mengetahui serial Drunken yang ditulis sebagai debut Pidi Baiq sebagai penulis. Ternyata buku tersebut terinspirasi dari film Drunken Master yang diperankan oleh Jackie Chan karena memang Pidi Baiq ternyata sangat menyukai Kung Fu. Dalam serial Drunken tersebut memang terkesan menggunakan bahasa yang nyeleneh dan seenaknya, hal tersebut karena memang ditulis seakan Pidi Baiq sedang mabuk saat membuatnya
  • Makanan favoritnya adalah kue dan banyak jenis kue yang disukainya. Ia akan sangat senang ketika penggemarnya membawakan kue untuknya. Memang Pidi Baiq adalah orang yang unik dan seniman sejati dengan kesan nyelenehnya
  • Kalian pasti mengetahui bahwa jumlah followers dan following Pidi Baiq di beberapa kun sosial medianya memiliki jumlah hampir sama. Hal ini dikarenakan Pidi Baiq memang selalu followback para followersnya. Apalagi saat masa awal menggunakan sosial media dengan pengikut masih berjumlah ribuan, siapa saja yang minta di followback pasti akan langsung di followback oleh Pidi Baiq
  • Pada saat Bandung berulang tahun di 2014, Pidi Baiq sebagai warga Bandung sejati bahkan meminta walikota Bandung pada saat itu yang saat ini menjadi Gubernur Jawa Barat yaitu Ridwan Kamil untuk menjadikannya sebagai walikota. Menariknya Kang Emil justru menyetujui permintaan Pidi Baiq tersebut dan menjadikannya sebagai Walikota Bandung selama 2 jam di twitter, hal ini tentunya sangat menarik dan menarik gelak tawa siapapun yang membawa twit tersebut
  • Pidi Baiq mengangkat dirinya sendiri sebagai imam besar The Panas Dalam yang merupakan serikat untuk mengumpulkan orang dari berbagai agama. The Panas Dalam sendiri memiliki makna atheis, paganisme, nasrani, hindu budha dan islam. Hal ini disampaikan oleh Pidi Baiq melalui blog pribadinya mengenai sejarah berdirinya The Panas Dalam yang saat ini tidak hanya menjadi sebuah band tetapi juga memiliki foundation, institut, front pembela, majlis, palang merah, tentara, rumah penampungan hingga rumah makan

Sifat nyeleneh baik saat menulis maupun berbicara, memang sudah menjadi ciri khas dari Pidi Baiq yang tidak bisa diubah. Namun hal tersebut memang menjadi daya tariknya yang membuat banyak orang menyukai setiap hal yang dibuatnya.

Jika ingin dipikirkan lebih dalam, sebenarnya sisi nyeleneh dari Pidi Baiq atau Surayah ini justru memiliki makna yang mendalam. Setiap hal yang unik dan menarik diungkapkannya ternyata tidak sedangkal yang dipikirkan kebanyakan orang. Di sanalah justru menjadi titik kehebatan dari Pidi Baiq sebagai seorang seniman.

Pidi Baiq bahkan bisa membuat sesuatu yang sederhana namun memiliki arti dan makna luar biasa. Hal ini tentu tidak bisa dilakukan sembarangan orang karena cukup sulit menemukan keunikan dan kedalaman makna dalam suatu hal yang nyeleneh atau terkesan seenaknya. Dalam berbagai biografi Pidi Baiq banyak yang hanya fokus pada kehebatan karyanya.

Biografi Pidi Baiq dalam Video

Penutup Biografi Pidi Baiq

Biografi Pidi Baiq

Biografi Pidi Baiq

Meskipun dikenal sebagai orang yang nyeleneh, Surayah hanyalah berusaha menjadi dirinya sendiri tanpa dibuat-buat. Beliau sudah lucu dari semenjak ayahnya tegang bersama ibunya di dalam kamar. Pidi Baiq tentu mempunyai maksud dalam setiap kata-kata kocaknya. Semua penggemarnya mengetahui itu.

Terakhir, setiap orang bisa dijadikan teladan bila kita bisa melihat sisi baiknya. Termasuk Pidi Baiq. Pandanglah dia dari sisi baiq, bukan sisi jahad!

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.