TIBUKU

aku membaca maka aku ada

img
Home / Inspirasi / Kumpulan Fiersa Besari Quotes untuk Caption Instagram yang Lebih Baik!

Kumpulan Fiersa Besari Quotes untuk Caption Instagram yang Lebih Baik!

1752 Views

Fiersa Besari Quotes – Menulis, bermusik, merekam, berkelana. Itulah yang tertulis di bio twitter seorang Fiersa Besari. Pemuda kelahiran Bandung tersebut sukses menjadi idola kaum muda, meskipun sepertinya Bung (panggilan Fiersa Besari) sendiri tidak berharap untuk menjadi idola.

Banyak yang menyebut Bung sebagai selebtwit atau selebgram. Blio sendiri sebetulnya tidak pernah self-proclaimed atau mengenalkan diri sebagai salah satu dari itu. Tetapi, Bung tidak pernah juga membatasi orang lain untuk menyebut dirinya apa. Terserah saja.

Dalam wawancaranya bersama tim mojok.co, ketika Bung ditanya dirinya ingin dikenal sebagai apa, jawaban Fiersa Besari sungguh sangat menarik. Blio menjawab,

“Saya itu orang egois yang ingin ketika saya meninggal nanti, saya diingat.”

Di akhir jawabannya, di antara semua hal yang Bung lakukan (musik, nulis, youtuber, dll.), Bung memilih menulis karena itulah profesi yang lebih dekat dengan rasa tenang.

Bung Fiersa muncul ke permukaan lewat buku dan lagu-lagunya. Sejauh ini, Bung sudah menerbitkan 4 buku.

Note: kutipan kata-kata Fiersa Besari di laman ini akan terus diupdate semampu kami. Silakan bila kawan-kawan yang mengagumkan ingin mendownload gambar kata-kata di laman ini terus menguploadnya ke instagram sekaligus dengan captionnya, atau mau dijadikan foto profil dan status whatsapp, atau lainnya.

Buku Fiersa Besari

Buku Fiersa Besari
Buku Fiersa Besari
  • Garis Waktu (2016)
  • Konspirasi Alam Semesta (2017)
  • Catatan Juang (2018)
  • Arah Langkah (2018)

Dan bersama bandnya, Fiersa Besari dan Kerabat Kerja, yang tercatat oleh wikipedia, mereka sudah mengeluarkan 4 album juga.

Album Fiersa Besari dan Kerabat Kerja

Fiersa Besari dan Kerabat Kerja
Fiersa Besari dan Kerabat Kerja
  • 11:11 (2014)
  • Tempat Aku Pulang (2016)
  • Konspirasi Alam Semesta (2017)

Selain dari buku dan lagu, Fiersa juga sering dijadikan akun percontohan buat netizen-netizen yang demen bikin instatory. Ya, teman-teman lihat saja sendiri instastorynya Bung Fiersa, beda banget! Jadi wajar lah dijadikan model. Heu.

Langsung saja, inilah beberapa quotes dari Fiersa Besari di berbagai media yang blio punya.

Fiersa Besari Quotes

Fiersa Besari Quotes
Fiersa Besari Quotes

1. Kemampuan Menguasai Waktu

“Akhir-akhir ini, aku ingin mempunyai kemampuan untuk menguasai waktu. Bukan agar mampu kembali ke masa lalu. Tak ada yang aku sesali atau perlu diubah. Aku hanya ingin waktu membeku, agar bisa lebih lama denganmu.”

Kalau teman-teman dikasih kemampuan sebagai time-bender, kira-kira apa yang mau dilakukan? Apa seperti yang diinginkan Bung Fiersa juga? Atau yang lainnya? 😀

2. Hatimu Tempat Berlibur

“Hatimu tempat berlibur. Indah, tapi banyak pengunjungnya. Dan aku harus rela menjadi salah satunya, yang datang sejenak lalu pergi untuk seterusnya mengenang.”

Tetap tenang. Kenangan mungkin bertahan selamanya, tapi cinta akan tumbuh seiring penerimaan bahwa tidak semua yang kita inginkan harus menjadi milik kita. Beberapanya ditempatkan di masa lalu untuk menjaga kita, agar tidak terluka untuk kedua kalinya. #tsah

3. Kenangan Selalu Tinggal Terlalu Lama

“Terkadang, pertemuan dan perpisahan terjadi terlalu cepat. Namun kenangan dan persaan selalu tinggal terlalu lama.”

Kenangan dan perasaan memang selalu lebih abadi. Di quotes ini, Bung Fiersa seperti mengajak kita agar membuat kenangan yang indah agar yang tinggal terlalu lama tersebut tidak bertambah dengan penyesalan.

4. Semua Akan Tiba Waktunya

“Jika saatnya tiba, sedih akan menjadi tawa, perih akan menjadi cerita, kenangan akan menjadi guru, rindu akan menjadi temu, kau dan aku akan menjadi kita.”

Memang. Saya jadi teringat sebuah kutipan yang konon diucap atau ditulis oleh Mark Twain. Sebuah rumus: Tragedi + Waktu = Komedi. Artinya, apa yang kita anggap buruk hari ini, bisa jadi cerita yang menarik di hari kelak, termasuk pula kebahagiaan, akan menjadi cerita indah antara aku dan kau.

5. Jangan Paksa Orang Lain

“Latar belakang kita berbeda-beda. Yang kita suka pun tidak selalu sama. Kenapa memaksa seluruh dunia untuk memandang dengan matamu?”

Benar. Kebenaran itu terbentuk dari berbagai hal, sehingga kebenaran menurut kita akan sangat mungkin tidak sama dengan kebenaran yang dianut oleh orang lain. Memaksakan seluruh dunia untuk melihat dengan mata kita, seperti kata Bung Fiersa, adalah hal yang tidak baik.

6. Melihat Sisi Baik

“Tunjukkan kegelapan dan aku bisa melihat cahaya. Tunjukkan semua keburukanmu dan aku masih bisa melihat kebaikan yang tersisa.”

Quote ini mengajari kita agar melihat sisi baik dari setiap keburukan yang terjadi. Sebab, seburuk-seburuknya perbuatan, akan menjadi manfaat; minimalnya bermanfaat sebagai contoh yang buruk.

7. Selalu Ada yang Baru

“Selalu ada hari baru untuk setiap napas. Selalu ada kesempatan baru untuk kembali tersenyum. Patah hati tidak harus selamanya, kan?”

Benar. Yang patah bisa tumbuh lagi, tergantung apakah kita sebagai pemilik hati, sanggup menabur keindahan di atas luka yang terlanjur perih itu?

8. Dikagumi dalam Diam

“Kadang, yang terindah tak diciptakan untuk dimiliki. Cukup dipandangi dari jauh, lalu syukuri bahwa ia ada di sana untuk dikagumi dalam diam.”

Ini yang saya maksud tadi. Beberapa hal memang diciptakan tidak untuk kita miliki, namun menjadi bahan untuk kita introspeksi dan bersyukur … serta berharap bahwa yang sedang dipersiapkan untuk kita adalah yang terbaik.

9. Hidup Bukan untuk Meratap

“Nyatakan perasaan, hentikan penyesalan, maafkan kesalahan, tertawakan kenangan, kejar impian. Hidup terlalu singkat untuk dipakai meratap.”

Selalu ada hal yang bisa kita lakukan dalam hidup. Jangan biarkan ratapan mengambil porsi yang terlalu besar. Buang. Ambil kesenangan dengan melakukan hal yang baik.

10. Bergerak atau Terbunuh

“Petualangan mungkin akan menyakitimu. Tapi, terjebak dalam rutinitas–yang tidak kau sukai- akan membunuhmu perlahan. Terkadang, kita hanya perlu menghilang.”

Damn quotes! Bertualanglah kalau kamu patah hati, teman. Coba saja, nanti rasa sakit itu akan hilang sendirinya. Jangan sibukkan diri dengan rutinitas yang bisa membuat rasa sakitmu terawat.

11. Apalah Arti Berjarak

“Apalah artinya jarak jika dibandingkan dengan jempol yang saling mengetik, suara yang saling menyapa, langit yang saling tertatap, dan doa yang saling terhatur?”

Beruntung. Kita hidup di mana jarak hanya seperlemparan batu dalam makna. Rindu, tinggal whatsapp. Ingin mengabari tapi gengsi, tinggal posting instagram berikut caption kodenya, dll. Namun, apalah alat yang lebih canggih untuk mendekatkan yang jauh selain doa?

12. Jangan Terlalu

“Jangan terlalu dalam, nanti susah keluar. Jangan terlalu terikat, nanti susah lepas. Jangan terlalu jatuh, nanti susah berdiri. Jangan terlalu bergantung, nanti susah mandiri. Saling menguatkan, bukan melemahkan.”

Yang berlebihan memang selalu tidak baik. Sebab yang sekarang kita cintai, bisa jadi membenci hanya karena satu hal kecil. Maka berlakulah sewajar-wajarnya. Seproporsional mungkin.

13. Pagi adalah Pembunuh Gerutu

“Ternyata, bangun lebih pagi adalah pembunuh gerutu. Karena kita punya waktu untuk secangkir kopi, setampuk lamunan, dan secarik rindu.”

Dampak dari sunyi: kejernihan pikiran. Apa yang menjadi polusi bagi kita seharian penuh, dikuras saat tidur, dan dibersihkan saat pagi-pagi sekali. Itulah alasan kenapa orang yang bangun malam dan merenungi segala peristiwa hidupnya, menjadi ahli hikmah.

14. Bersyukur itu Segalanya

“Saya rasa, manusia yang beruntung itu bukan yang punya segalanya, tapi yang bisa mensyukuri ke-apa-adaannya.”

Ketika kita bersyukur, seperti kata Fiersa Besari di quotesnya di atas, maka segala sesuatu akan menuju sifatnya yang sejati: tidak ada. Yang tersisa adalah cinta dan rasa bahagia.

15. Selalu Ada Sisi Baik

“Jika panas, keringkan lukamu. Jika hujan, nikmati rindu. Jika gelap, biarkan harapan menuntunmu. Mentari akan selalu terbit, juga senyumanmu.”

Buka mata hatimu dalam melihat setiap peristiwa yang terjadi. Sebab, seperti yang saya tulis di atas tadi; akan selalu ada sisi baik dari peristiwa terburuk sekalipun, hanya saja, apakah kita mampu untuk melihatnya?

16. Berdoa Sebelum Berjuang

“Karena kita masih bernapas. Semoga tidak lupa untuk bersyukur sebelum mengeluh, memberi sebelum meminta, berdoa sebelum berjuang.”

Keseimbangan akan terus terjaga bila kita ingat lawan kata dari setiap hal buruk yang kita rasakan. Manusia tidak butuh bahagia yang sangat bahagia, tetapi bahagia yang mengingat, bahwa yang kita rasakan hari ini tidak berasal dari diri kita sendiri saja.

17. Hanya Beberapa Saja

“Beberapa pergi tak mengenal pulang. Beberapa salah tak mengenal maaf. Beberapa belum tak mengenal sudah. Beberapa lara tak mengenal rela.”

Beberapa hal memang tercipta hanya untuk memberi kita pelajaran, bukan rasa bahagia. Beberapa kemenangan juga tidak dimaksudkan untuk menyenangkan kita, melainkan memberitahu bahwa akan selalu ada yang kalah, dan bagaimana agar bersikap tidak sebagai orang yang kalah.

18. Patah Hati Bukan Hanya Soal Kekasih

“Kelak, akan kau rasakan, patah hati bukan melulu persoalan pacar, mantan, atau selingkuhan. Patah hati bisa dikarenakan tanggung jawab yang tak terselesaikan, juga kerluarga yang dikecewakan.”

Kalau definisi patah hatimu hanya menyoal kekasih, berarti mainmu kurang jauh. 😀

19. Perjuangkan Hari Esok

“Kita takkan hidup di planet ini untuk selamanya. Perjuangkan hari esok, berhenti menyesali hari kemarin, tetap tersenyum, bagikan kebaikan.”

Bung Fiersa, di Quotesnya ini, mengajak kita untuk memperbanyak jariyah. Wajar sih, blio kan ‘egois’, ingin diingat walau sudah mati. Bagikan kebaikan!

20. Hidup Ini Bukan Sinetron

“Hidup ini bukan sinetron di mana yang baik selalu teraniaya, dan yang jahat selalu berbicara sendiri sambil melotot-melotot. Manusia sulit ditebak. Alangkah disayangkan jika kebencianmu membabi buta dan kecintaanmu fanatik, seolah yang benar takkan pernah salah, pun sebaliknya.”

Berlaku sewajarnya saja, ya, teman-teman. Hari ini lawan, besok belum tentu. Hari ini jahat, besok sangat bisa jadi berubah. Manusia itu dinamis.

Quotes Fiersa Besari Mana yang Kalian Suka?

Nah, di antara dua puluh quotes Fiersa Besari yang sudah kami tuliskan di atas, yang manakah yang teman-teman suka? Oh, ya, kalau page ini rame, nanti kami tambah deh quotesnya + gambar kotak buat diposting di instagram. Lumayan kutipan kata-katanya jadi caption. He.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

It is main inner container footer text