TIBUKU

aku membaca maka aku ada

img
Home / Inspirasi / Kumpulan Kata-kata Bijak Gus Dur – Kata Mutiara, Kata Motivasi Gus Dur

Kumpulan Kata-kata Bijak Gus Dur – Kata Mutiara, Kata Motivasi Gus Dur

82 Views

Kata-kata Bijak Gus Dur – Gus Dur atau Abdurrahman Wahid adalah presiden ke-4 Indonesia. Beliau diberi julukan sebagai bapak pluralisme karena kebijakan-kebijakannya dinilai tidak pernah memandang siapa dan latar belakang suatu golongan.

Gus Dur adalah seorang yang berpengetahuan banyak. Melahap buku apapun genrenya, sudah menjadi kebiasaannya semenjak muda. Hal itu pulalah yang mengantarkan beliau menjadi seorang mahasiswa di Mesir dan Baghdad.

Di bawah ini adalah kompilasi kata-kata bijak Gus Dur yang kami harap bisa menjadi ‘sesuatu’ bagi hidup pembaca sekalian; entah itu motivasi, perenungan-perenungan, atau jadi bahan pemikiran untuk kemudian ditindak lanjuti menjadi sebuah aksi.

Note: kata-kata bijak Gus Dur di bawah ini bebas kalian jadikan caption instagram, status facebook, status whatsapp, dll.

Kata-kata Bijak Gus Dur

kata kata bijak gus dur
kata kata bijak gus dur

1. Sabar Gak Ada Batasnya

“Sabar itu gak ada batasnya, kalau ada batasnya berarti gak sabar.”

Ketika orang diganggu dan berkata ‘meskipun aku orang sabar. Sabar juga ada batasnya’, perkataan seperti itu tidak sama sekali mencerminkan orang yang sabar. Karena sejatinya orang sabar adalah orang yang lapang dadanya.

2. Islam Tidak Datang untuk Menggubah Kebudayaan Lokal

“Islam datang bukan untuk mengubah budaya leluhur kita jadi budaya Arab. Bukan untuk aku jadi ana, sampeyan jadi antum, sedulur jadi akhi. Kita pertahankan milik kita, kita harus filtrasi budayanya, tapi bukan ajarannya.”

Maksud dari kata-kata Gus Dur ini: sesungguhnya islam adalah agama yang penuh dengan kebaikan bagi seluruh makhluk yang ada di alam. Maka Islam sesungguhnya tidak pernah mencoba untuk menghapus kebudayaan lokal yang tidak bertentangan dengan syariat; seperti bahasa, misalnya. Tetaplah berbahasa Indonesia yang baik dan santun.

3. Perpustakaan Tempat Ilmu Pengetahuan

“Perpustakaan adalah tempat untuk memenuhi dahaga ilmu pengetahuan.”

Salah satu sarana untuk belajar adalah dengan membaca. Membaca literatur – literatur buku yang tersedia di perpustakaan. Karena perpustakaan adalah tempat untuk memenuhi dahaga ilmu pengetahuan. Dengan begitu, masa depan akan kamu genggam, mudah-mudahan.

4. Demokrasi Harus Adil untuk Semua Pihak

“Demokrasi harus berlandaskan kedaulatan hukum dan persamaan setiap warga negara tanpa membedakan latar belakang ras, suku agama, dan asal muasal, di muka-undang-undang.”

Maksud kata-kata Gus Dur: demokrasi yang sebenar-benarnya tidak pernah memihak pada satu golongan saja. Produk dari demokrasi, yakni hukum, seharusnya tidak pernah membeda-bedakan golongan; sebab di hadapan undang-undang, semua warga negara tidak peduli latar belakangnya, adalah sama belaka.

5. Dalam Kehidupan Nyata

“Dalam hidup nyata dan dalam perjuangan yang tak mudah, kita bukan tokoh dongeng dan mitos yang gagah berani dan penuh sifat kepahlawanan.”

Dalam kehidupan nyata, hal – hal semacam alur perjalanan hidup bukanlah sebuah karangan dari manusia itu sendiri, melainkan sudah diatur oleh Sang Maha Sutradara. Oleh karena itu, menjalani kehidupan nyata tidak semudah apa yang dilihat di layar kaca televisi.

6. Memuliakan Manusia Berarti Memuliakan Penciptanya

“Memuliakan manusia berarti memuliakan penciptanya, merendahkan dan menistakan manusia berarti merendahkan dan menistakan penciptanya.”

Toleransi yang diperjuangkan dari kata-kata Gus Dur ini menyadarkan kita bahwa manusia lebih mulia dibandingkan dengan makhluk lainnya. Karena ianya selalu melibatkan akal sebelum melakukan sesuatu; memuliakan atau menghinakan. Muliakanlah orang lain, karena sebaik – baik manusia adalah yang dapat menghargai sesamanya

7. Hidup Perlu Hiburan

“Dengan lelucon, kita bisa sejenak melupakan kesulitan hidup. Dengan humor, pikiran kita jadi sehat.”

Dengan sedikit merilekskan otak ketika bekerja, akan menambah kekuatan dalam melakukan aktiviti selanjutnya. Salah satu caranya adalah dengan bergurau (humor ataupun berbicara lelucon). Dengan begitu, aktivitas yang akan kamu lakukan selanjutnya terlihat lebih segar dan mengalir.

8. Cara Menjadi Bangsa Penakut

“Bangsa ini menjadi penakut! Karena tidak berani dan tidak mau bertindak menghukum yang bersalah.”

Hari ini, kesalahan dan kebenaran hampir sulit sekali dijelaskan, mana yang pantas untuk dihukum dan mana yang pantas untuk dibebaskan. Karena bangsa ini telah menjadi bangsa yang penakut.

9. Dunia Ini Sementara

“Tidak ada jabatan di dunia ini yang perlu dipertahankan mati-matian.”

Tak ada yang harus dipertahankan semasa hidup di dunia, kecuali amal perbuatanmu kelak untuk bekal di akhirat. Dunia hanyalah kehidupan fana.

10. Kemajemukan adalah Sunnatullah

“Kemajemukan harus bisa diterima, tanpa ada perbedaan.”

Sekecil apapun perbedaannya, semua harus bisa menerima, karena Indonesia adalah negeri yang menghormati adanya perbedaan sekecil apapun.

11. Orang Tidak Akan Tanya Agamamu Apa Kalau Kamu Baik

“Tidak penting apapun agamamu atau sukumu, kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak pernah tanya apa agamamu.”

Perbedaan pemeluk agama, ras, dan suku tidaklah penting ketika berbicara Indonesia, atau yang lebih universal. Kemanusiaan. Kalau kita bisa senantiasa menampilkan pribadi yang baik, orang lain tidak akan pernah bertanya, bahkan tidak akan peduli apa agama kita.

12. Cara Memiskinkan Bangsa

“Membiarkan terjadinya korupsi besar-besaran dengan menyibukkan diri dengan ritus-ritus, hanya akan berarti membiarkan berlangsungnya proses pemiskinan bangsa yang semakin melaju.”

Tindakan paling rasional pada tindakan korupsi adalah dengan menghukum dengan berat pelakunya. Tapi hari ini, yang terjadi adalah kita sibuk dengan ‘ritual’ pemusnahan saja, tanpa menggubah yang fundamental. Ini sama saja degan membiarkan korupsi terus ada.

13. Islam Damai

“Kalau sekarang ini ada yang menjelekkan nama Islam, kita didik agar membawa nama Islam yang damai.”

Cara mendidik orang yang tidak suka dengan Islam, mendidik orang yang menjelek-jelekkan Islam, adalah dengan menampilkan bahwa Islam tidak pernah membalas perbuatan buruk dengan perbuatan buruk serupa. Hingga kemudian dia sadar, dan berbalik menyebarkan bahwa Islam adalah agama yang damai.

14. Batasan Kita Masing-masing

“Kalau Anda tidak ingin dibatasi, janganlah Anda membatasi. Kita sendirilah yang harusnya tahu batas kita masing – masing.”

Maksud kata-kata bijak Gus Dur di atas: setiap manusia harus mengetahui batasan masing – masing. Tanpa harus menetapkan batasan – batasan yang ada dalam dirinya untuk diterapkan kepada orang lain.

15. Mendesak Tanpa Melakukan Kekerasan

“Saya mengatakan kepada murid-murid bahwa kita mampu mendesak tanpa melakukan kekerasan, dan kita bisa berjalan ke arah demokrasi tanpa kekerasan. Dengan cara itu, Tuhan akan merestui kita.”

Kita semua sebetulnya mampu untuk bermain cantik pada setiap apapun ‘permainan’. Termasuk demokrasi. Termasuk bernegara. Kita bisa naik tanpa menjatuhkan orang lain, kita bisa menjadi bangsa yang besar tanpa merendahkan orang lain. Kita bisa menjadi apapun tanpa menyakiti siapapun.

16. Menerima Perbedaan adalah Awal dari Kekuatan

“Bukankah dengan demikian menjadi jelas bagi kita bahwa menerima perbedaan pendapat dan asal muasal bukanlah tanda kelemahan melainkan awal dari kekuatan.”

Barangkali maksud kata-kata bijak Gus Dur di atas: dengan bersatu kita telah melakukan suatu kegiatan untuk merubah kelemahan yang asalnya berbeda menjadi kekuatan yang tak terbatas. Karena perbedaan adalah awal dari persatuan.

17. Pemimpin yang Berhasil

“Keberhasilan pemimpin diukur dari kemampuan mereka dalam mensejahterakan umat yang mereka pimpin.”

Tolak ukur kesejahteraan rakyat dapat dilihat dari gaya hidup seorang pemimpinnya. Karena pemimpin adalah cerminan dari masyarakat yang ada dibawahnya. Sejatinya pemimpin adalah orang yang mampu mengangkat kesejahteraan rakyatnya.

18. Negara Ini Kaya, tapi Miskin

“Negara ini paling kaya di dunia, tetapi sekarang jadi paling melarat, karena koruptor tidak ditindak.”

Tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman, zamrud khatulistiwa, dan segudang julukan lain yang disematkan pada negeri Indonesia, membuktikan bahwa sumber daya alam kita melimpah; kita kaya. Tetapi kita gagal memanfaatkannya. Atau dengan kata lain, banyak orang licik yang memanfaatkan kekayaan Indonesia untuk dirinya sendiri.

19. Esensi Kesejahteraan

“Marilah kita bangun bangsa dan kita hindarkan pertikaian yang sering terjadi dalam sejarah. Inilah esensi tugas kesejahteraan kita, yang tidak boleh kita lupakan sama sekali.”

Karena di dalam sejarah peperangan Indonesia, para pahlawan telah berguguran menciptakan banyak perlawanan.  Demi perdamaian. Maka sejatinya, esensi dari sejahtera untuk Indonesia yang bangsanya bersuku-suku ini adalah soliditas antar etnis untuk menciptakan kekuatan tak terkalahkan.

20. Tidak ada Gunanya Meratapi Nasib

“Menyesali nasib tidak akan mengubah keadaan. Terus berkarya dan bekerjalah yang membuat kita berharga.”

Menyesal adalah tindakan yang sia-sia. Sepedih apapun penyesalan kita, yang sudah terjadi tidak akan bisa diulang untuk kita perbaiki. Lebih baik maafkan masa lalu, belajar daripadanya, berkarya dan terus berkarya setelahnya; itulah yang akan membuatmu menjadi manusia berharga.

Video Salah Satu Kata-kata Bijak Gus Dur

Ketika Mendengar Kata Gus Dur, Apa yang Kalian Ingat?

kata kata gus dur
kata kata gus dur

Gus Dur bagi sebagian orang dianggap sebagai presiden yang tidak kompeten. Tidak lain dan tidak bukan karena mereka menilai dari apa yang terlihat oleh indrawi / fisik saja. Bila sejenak kita renungkan apa yang sejatinya diperjuangkan oleh seorang Abdurrahman Wahid, seorang kutu buku yang berwawasan luas ini, pastilah kita akan mengerti bahwa beliau memperjuangkan apa yang penting bagi bangsa Indonesia; kerukunan antar suku bangsa demi menciptakan kekuatan yang besar untuk ‘melawan’ dunia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

It is main inner container footer text