TIBUKU

aku membaca maka aku ada

img
Home / Inspirasi / √ Quotes Pidi Baiq yang Rolucu (Romantis Lucu) – Kumpulan Kata kata

√ Quotes Pidi Baiq yang Rolucu (Romantis Lucu) – Kumpulan Kata kata

167 Views

Quotes Pidi Baiq – Pidi Baiq kalau berbuat sesuatu yang buruk, namanya berubah jadi Pidi Jahad. Seorang seniman yang berasal dari Sorga, diselundupkan ayah dan ibunya di malam pengantin dan tegang. Imam Besar The Panas Dalam yang belakangan diketahui singkatan dari Atheis, Pagan, Nasrani, Buddha, dan Islam.

Pidi Baiq menulis buku. Tapi dia enggan disebut penulis. Sebab dia menulis asal-asalan. Buku novel terbaiqnya: Dilan. Dibuat berdasarkan kisah nyata. Ya, Dilan itu nyata. Tapi siapakah Dilan? Hanya Pidi Baiq, Dilan, Milea, dan yang tahu saja yang tahu.

Panggilannya Surayah. Atau lebih tepatnya “yah!” ketika dipanggil. Hidup di Bumi hanya untuk melakukan shalat Jumat. Senin sampai kamis persiapan, hari sabtu dan minggu evaluasi. Pidi Baiq sering lupa nama-nama orang, karena yang wajib diingat hanya 25 Nabi dan Rasul saja.

Haha. Cukup. Sedikit biografi dari seorang maestro teu puguh; Pidi Baiq di bawah ini, semoga menjawab penasaran tentang siapa Pidi Baiq yang sebenarnya?

Note: silakan bila quotes Pidi Baiq di artikel ini mau kalian jadikan caption instagram, status facebook, status whatsapp, atau status BBM.

Biografi Singkat Pidi Baiq – Singkat Sekali

biografi singkat pidi baiq
biografi singkat pidi baiq

Pidi Baiq lahir di Bandung tahun 1972. Katanya orang-orang dia penulis buku dan novel, musisi, ilustrator, bahkan dosen. Wikipedia juga bilang begitu. Tapi Pidi Baiq sendiri sering mengakui dirinya sebagai imigran dari Sorga.

Pernah kuliah di ITB. Sampai saat ini ijazahnya belum diambil. Pidi Baiq kuliah cuma biar bisa reuni. Meskipun anak ITB, dia adalah pecinta Unpad. Karena Unpadlah yang memberinya seorang istri. Pidi Baiq memprediksi dirinya akan meninggal tahun 2098. Seperti pada buku terbarunya yang berjudul Asbunayah. Asal bunyi Surayah.

Mendirikan The Panas Dalam Band tahun 1995. Menulis Dilan: Dia adalah Dilanku tahun 1990 tahun 2014, yang kemudian diangkat ke layar lebar dan meraup keuntungan yang banyak. Tapi Pidi Baiq tidak peduli. Memenangkan penghargaan IKAPI. Pidi Baiq tidak peduli. Lebih lengkap tentang Pidi Baiq, coba lihat video wawancara ini.

Buku Pidi Baiq

Meskipun tidak pernah mau mengaku sebagai penulis, Pidi Baiq sudah menulis banyak buku. Namanya mulai menyentuh berbagai kalangan sejak buku novel Dilan menyentil kotak tertawa orang-orang yang membacanya. Bagi pembaca yang ingin mengetahui, apa saja sih buku yang pernah ditulis Pidi Baiq? Silakan lihat list di bawah ini.

buku pidi baiq
buku pidi baiq
  1. Bandung, Pahlawan Pembela Kebetulan: Kasus Tikus Tarka (1997)
  2. Drunken Monster: Kumpulan Kisah Tidak Teladan (2008)
  3. Drunken Molen: Kumpulnya Kisah Tidak Teladan (2008)
  4. Drunken Mama: Keluarga Besar Kisah-kisah Non Teladan (2009)
  5. Drunken Marmut: Ikatan Perkumpulan Cerita Teladan (2009)
  6. Al-Asbun Manfaatulngawur (2010)
  7. Hanya Salju dan Pisau Batu (2010)
  8. At-Twitter: Google Menjawab Semuanya Pidi Baiq Menjawab Semaunya (2012)
  9. S.P.B.U: Dongen Sebelum Bangun (2012)
  10. Dilan: Dia adalah Dilanku Tahun 1990 (2014)
  11. Dilan: Dia adalah Dilanku Tahun 1991 (2015)
  12. Milea: Suara dari Dilan (2016)
  13. Asbunayah: Kumpulan Quote 1972 – 2098
  14. Baracas: Barisan Anti Cinta Asmara (2017)

Tapi ingat. Pidi Baiq bukan penulis. Dia hanya imigran dari Sorga. Itu saja. Jangan paksa beliau mengakui dirinya sebagai penulis.

Akun Media Sosial Pidi Baiq

akun twitter, instagram pidi baiq
akun twitter, instagram pidi baiq

Seperti kebanyakan manusia lain, Pidi Baiq juga aktif di media sosial. Beberapa akun media sosial Surayah yang bisa dilacak adalah twitter di @pidibaiq juga instagram dengan username yang sama @pidibaiq, orang-orang sering asyik-masyuk menanyakan pertanyaan-pertanyaan aneh di sana. Kalau pembaca sekalian mau gabung, silakan. Siapkan pertanyaan yang sekiranya tidak bisa dijawab Surayah kalau bisa.

Quotes Pidi Baiq – Kata kata Pidi Baiq

quotes pidi baiq
quotes pidi baiq

1. Yang Lebih Kuat dari Rasa Takut

“Ada yang lebih kuat dari rasa takut, yaitu keberanian yang akan mengalahkannya.”

Quotes Pidi Baiq ini artinya: tidak perlu merasa terlalu takut untuk melakukan sesuatu. Ketika kamu berhasil mengalahkan rasa takut, maka keberanianmu sudah lebih besar dari rasa takut itu sendiri.

2. Kekuatan Bersumber dari Diri Sendiri

”Kita mau bagaimanapun, kekuatan bersumber dari diri sendiri, tak merasa jaya karena puja dan yakin tak akan mati karena caci.”

Sesungguhnya kekuatan kita bersumber pada diri sendiri. Pada pikiran diri sendiri. Bila pikiran positif, maka akan berdampak pada kekuatan yang semakin positif pula. Tidak merasa sombong karena pujian juga tidak akan lelah karena cacian. Biarkan pikiran positif mengalir pada hidupmu untuk membentuk citra kekuatan yang positif pula.

3. Ketidakmungkinan yang Mungkin

“Akan tiba waktunya engkau tak lagi ku sukai, tetapi itu tak mungkin. Yang aku yakin itu tak mungkin.”

Sekilas, quotes Pidi Baiq di atas menggambarkan kesetiaan yang besar. Di bagian ‘tetapi itu tidak mungkin’, Surayah menegaskan bahwa tidak mungkin seseorang itu tidak dia sukai. Tetapi di akhir, Pidi Baiq tidak yakin kalau itu tidak mungkin. Pusing, kan?

4. Teori Saja tidak Cukup

“70 kali khatam membaca obat ramuan pengobatan, tidak akan menyembuhkan luka mu sampai engkau mempraktekannya.”

Jika seseorang merasa sakit sudah membaca berbagai cara pengobatan yang ampuh. Tidak akan berarti jika tidak dipraktekkan atau dilakukan. Sama halnya dengan ucapan, tidak akan ada artinya jika terus mengumbar janji tanpa menunaikan aksi. Begitu.

5. Terlalu Ambisius itu Tidak Baik

“Kalau kau terlalu ambisius ingin berhasil, dengan sendirinya kau sedang menciptakan rasa takut mendapatkan kegagalan.”

Optimis untuk berhasil itu penting, untuk memicu kita agar terus fokus dan melangkah. Tetapi jika sudah mengarah pada ambisius, keinginan yang berlebih maka itu sudah tidak baik. Karena, ketika kegagalan menghampiri, bisa jadi ia tidak akan kuat untuk menerima pahitnya kegagalan. Tetap optimis, terus fokus, berusaha, berdoa namun jangan berlebihan, jika kegagalan datang yakinlah itu adalah awal dari sebuah kesuksesan.

6. Seniman dan Buruh Seni

“Jika keberhasilan karyamu diukur dari banyaknya rating, maka kau bukan seniman, melainkan buruh seni.”

Seniman sejati adalah seniman yang terus berkarya melakukan yang terbaik tanpa memikirkan rating atau pendapat orang yang menjatuhkan. Namun, seniman sejati tetap menerima masukan untuk menghasilkan karya yang lebih baik lagi.

7. Jangan Pernah Merasa Pandai

“Kalau aku sudah pandai, aku tak akan rajin lagi, takut kembali ke awal proses untuk mencapai pangkal.”

Seseorang yang sudah merasa pandai, maka ia tidak akan mau belajar lagi karena ketakutan dari sebuah proses awal. Jangan sampai merasa pandai hingga tidak mau belajar lagi karena itu justru akan membuat dirimu menjadi tidak berkembang dan merasa cukup dengan kemampuan yang dimiliki saat ini.

8. Tuhan Sudah Ada Bersamamu

“Bukan Tuhan yang harus kau cari, tapi carilah jawaban mengapa kau bodoh mencari yang sudah ada bersamamu.”

Sesungguhnya Tuhan selalu ada bersama hambanya. Jadi, tidak perlu mencari Tuhan yang sudah selalu ada bersama kita. Sadari dan yakini bahwa Dia selalu ada bersama kita.

9. Kau Bebas Ke Mana Saja, Asal Aku Ikut

“Aku tak ingin mengekangmu. Ke mana mau pergi. Bebas. Terserah kau, asal aku ikut.”

Quotes Pidi Baiq ini ada di buku novel Dilan. Kata-kata yang menjadi booming karena diucapkan dari sudut pandang yang pas. Tidak lebay, tapi menusuk sekali. Membuat perempuan manapun saja pasti merasakan gemas. Itu pula yang membuat film Dilan begitu diterima dan banyak sekali penontonnya. Menarik.

10. Dasar Manusia!

“Manusia itu, memang selalu ingin tempat yang khusus! Bahkan untuk tinjanya.”

Tidak dapat di pungkiri manusia adalah makhluk yang selelalu menuntut untuk mendapatkan posisi yang spesial. Baik dalam hal cinta maupun pekerjaan. Tapi perlu disadari, setiap orang datang dan pergi sesuai dengan porsinya dan akan selalu mendapatkan tempat yang khusus.

11. Beda Sekolah dan Dunia Nyata

“Memang di situlah bedanya. Kalau di sekolah, dapat pelajaran dulu, baru kau diuji. Kalau di kehidupan, dapat ujian dulu, baru dapat pelajaran.”

Perbedaan sekolah dan kehidupan nyata. Sementara sekolah mengharuskan kita untuk belajar dahulu, lalu kemudian diuji. Kehidupan berjalan sebaliknya; lebih memaksa diri untuk bisa mengambil pelajaran atau hikmah setelah semua kejadian dan ujian yang telah menimpa. Belajar mengambil hal positif dari semua kejadian yang ada.

12. Bhineka Tunggal Ika Kita Semua

“Bhineka tapi harus tunggal ika. Berbeda tapi tetap tunggal cinta. Jangan bertengkar bersaling hina, jangan membenci bersaling maki. Jika benar mencintai Indonesia, mari kita sepenuhnya, bukan cuma kepada tanah air, bukan cuma kepada merah putih, tapi juga kepada semua manusia yang ada di dalamnya, sebagai warga negara, sebagai penduduknya, walau beda haluan, walau beda pilihan. Kukira.”

Sepanjang yang kami baca, quotes Pidi Baiq yang ini tingkat keseriusannya berada lebih tinggi daripada yang lainnya. Maksud Surayah itu; perbedaan yang ada dari semua ras, suku, bangsa, dan agama seharusnya dapat membuat semua menjadi berwarna dan terlihat lebih indah. Begitu pula dengan perbedaan sifat, karakter, dan tingkah laku manusia yang berbeda. Hanya perlu saling support antara satu sama lain. Kukira.

13. Berusaha Lebih Baik daripada Diriku yang Dulu

“Aku tidak berusaha menjadi lebih baik dari orang lain. Aku berusaha menjadi lebih baik dari diriku yang dulu.”

Refleksi diri yang perlu dilakukan. Peringatan bahwa tidak perlu membandingkan diri dengan orang lain. Hal tersebut justru akan membuat diri kita makin sedih, capek hati, hingga stres. Cukup menjadi pribadi yang lebih baik dari pribadimu yang dahulu, setiap harinya.

14. Seni adalah Sikap

“Seni, bagiku, adalah sikap diri. Lebih karena suka, bukan untuk mempertahankan hidup.”

Kalimat Pidi Baiq di atas sepertinya nyambung dengan kata-katanya tentang ‘buruh seni’ di atas. Seni memang selayknya adalah keindahan; ianya adalah sikap yang termanifestasikan dari keindahan dalam diri. Maka berseni itu butuh rasa suka, tidak semata-mata untuk meraup keuntungan daripadanya.

15. Cinta Harus Seiring dengan Keberanian

“Kekuatan cinta, tak cukup bisa diandalkan. Untuk bisa meraihnya ada kebebasan berbicara, tetapi keberanian adalah segalanya.”

Cinta hanya akan terasa jika sudah berani mengungkapkan dan menjalani komitmen. Keberanian berbicara adalah salah satu kekuatan dari cinta, keberanian untuk tetap bersama adalah mutiara.

16. Menikmati Hidup

“Ya inilah bumi, sebelum kita meninggalkannya. Tempatmu tumbuh, bersama yang lain, menjadi bagian dari cerita hidupmu, mudah-mudahan yang indah dikenang.”

Kejadian yang perlu dikenang adalah bagian dari kisah hidup yang panjang. Selama hidup di bumi, nikmatilah segala senda gurau, tetapi jangan lupa pula shalat Jumat. Biar ketika nanti meninggalkan bumi, kembali ke Sorga tanpa diselundupkan. Bukan begitu, yah?

17. Kau Sangat Berharga

“Kau sangat berharga, tidak bisa mudah kudapatkan hanya dengan bilang ‘Aku Mencintaimu’. Ya, aku tahu sekarang kau sudah tahu bagaimana aku kepadamu.”

Lelucon seorang Pidi Baiq. Cara mengutarakan cinta yang tidak biasa. Pakai ngeles segala. Secara tidak sengaja yang disengaja, Pidi Baiq mengungapkan perasaan cintanya dengan ‘Aku mencintaimu’ dan sesuatu yang lain. Bingung lagi, kan?

18. Rindu yang Selalu Hadir di Kesunyian

“Ketika malam, semua berkumpul dalam kepala, lebih berwarna, lebih hidup. Ya. Dan rindu, menjadi sesuatu yang jauh lebih mendesak ketika bisu.”

Ketika hari menjelang malam, dan suasana semakin sunyi. Segala macam pikiran menjadi lebih berisik dari biasanya. Termasuk rindu, yang kian malam kian membesar, kian sunyi kian membuat sesak dada.

19. Melepaskan Belenggu Kesombongan

“Dalam setiap keliaran bawah sadarku, aku ingin yakin ada bayanganku yang selalu bersujud kepadaNya, agar terlepas dari belenggu kesombongan.”

Karena pikiran bawah sadar seringkali berbuat tanpa kendali kita, atau lebih tepatnya menjadi diri kita yang sejati. Pikiran bawah sadar yang auto-sujud, akan sanggup menggubah pikiran sadar yang kotor, untuk bersuci mengambil wudhu. Membuat kesombongan runtuh tak bersisa.

20. Kegagalan Tidak Selalu Berarti Kekalahan

“Mudah-mudahan kita kuat, sekuat kehidupan, cinta dan pemahaman. Kegagalan dan merasa sedih tidak selalu berarti kekalahan.”

Kegagalan yang datang bukan berarti menunjukkan kekalahan. Kegagalan yang datang justru akan menimbulkan kekuatan tersendiri baik dalam kehidupan, cinta, dan pemahaman.

21. Memprioritaskan Hari Ini untuk Masa Depan yang Lebih Baik

“Kukira, aku tidak akan pernah berada di masa depan, karena nyatanya, aku selalu berada di hari ini, yang harus lebih baik dari kemarin.”

Seseorang harus terus memikirkan bagaimana cara untuk memuat pribadi yang akan lebih baik dari kemarin tanpa perlu memikirkan dan membandingkan dengan kehidupan orang lain.

22. Semua Orang Punya Tempat Masing-masing

“Laut itu luas menyenangkan, ikannya warna-warni dan bikini di tepinya, tapi aku ini ikan air tawar, ketenteramanku tinggal di empang.”

Mungkin maksud kata-kata Pidi Baiq di atas adalah sebuah nasehat bahwa, tidak harus berada di kemewahan dan bergelimang harta untuk terus merasakan kebahagiaan. Kedamaian dan ketenteraman terkadang datang dari hal yang lebih sederhana.

23. Hidup Proporsional

“Kalau kamu benar, jangan merasa paling benar. Aku pun kalau salah, tidak akan merasa paling salah.”

Tidak baik untuk memiliki keyakinan paling benar karena itu akan memberikan sifat sombong. Begitu pula dengan merasa paling salah hanya akan memicu kesedihan dalam diri. Tapi inti dari kalimat di atas adalah untuk senantiasa bersikap proporsional. Tidak terlalu tinggi sampai lupa daratan, tidak juga terlalu rendah sampai lupa kita bisa memanjat.

24. Menyikapi Hidup: Tenang

“Tetap tenang, manusia adalah minitaur alam semesta, lebih luas dari cacian, lebih besar dari pujian.”

Tetaplah merasa sederhana, hindari kesombongan. Karena sesungguhnya ada yang lebih besar dari manusia. Cacian yang datang hiraukan. Pujian yang hadir cukup berikan senyum tanpa membesarkan dan menyombongkan diri.

25. Masa Lalu dan Masa Depan

“Masa lalu adalah urusan perasaan, masa depan adalah urusan pemikiran.”

Jangan pernah terbelenggu dengan perasaan yang hadir di masa lalu. Cukup pikirkan masa depan yang ada di depan mata. Jangan jadikan masa lalu halangan dan membelenggu masa depan cerah yang bisa kamu raih. Begitu kira-kira.

26. Ciri Keberagamaanmu Kuat

“Justru kalau agamamu kuat, kau akan menghormati agama orang lain.”

Tidak perlu menyalahkan urusan agama orang lain. Karena kebenaran agama justru akan memberikan rasa hormat pada agama orang lain, tanpa cemooh tanpa cacian. Hanya kedamaian yang diberikan.

Bonus Lagu Pidi Baiq & The Panas Dalam

Ini adalah lagu Pidi Baiq dan The Panas Dalam yang paling kami suka. Maknanya dalam. Menerbitkan perenungan-perenungan di dalam hati. Juga menjadikan kita manusia yang tahu diri, tahu dari mana kita berasal, dan harus bagaimana ita menghormatinya. Ibu.

Ingin Kata-kata Pidi Baiq yang Ada di Novel Dilan?

kata-kata pidi baiq dilan
kata-kata pidi baiq dilan

Di sini, kami menuliskan quotes Pidi Baiq yang tersebar di manapun saja. Bukan hanya dari novel Dilan. Bila pembaca sekalian ingin kompilasi kata-kata Dilan, tunggu saja, ya. Pasti kami nanti tuliskan quotes Dilan terbaik yang bisa bikin kalian ‘tertusuk’.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

It is main inner container footer text